Kemitraan Franchise

Franchise Warunk Upnormal: Info Franchise, Cara Membuka & Harga Investasi

franchise warunk upnormal

Franchise Warunk Upnormal merupakan jaringan restoran waralaba yang hadir dengan konsep sederhana namun inovatif, menyasar segmen anak muda sebagai target utama. Secara umum, konsep dasarnya menyerupai warung burjo khas Sunda atau warkop ala Surabaya, tetapi dengan tampilan sajian yang lebih modern dan suasana yang dirancang lebih menarik.

Indomie sudah sejak lama menjadi makanan yang nikmat bagi masyarakat Indonesia.. Meski kerap diperdebatkan dari sisi kesehatan, kehadirannya tetap memiliki tempat tersendiri di hati konsumen. Warunk Upnormal memanfaatkan popularitas ini dengan menawarkan sajian berbasis mie instan dalam kemasan dan suasana yang lebih kekinian. Bagi generasi yang lebih senior, mungkin muncul pertanyaan: bukankah ini sama saja dengan burjo atau warkop biasa? Namun perbedaannya terletak pada penyajian, nilai tambah estetika, serta konsep ruang yang lebih disesuaikan dengan gaya hidup masa kini.

Restoran seperti burjo dan warkop identik dengan harga terjangkau dan suasana yang sangat sederhana sering kali menjadi tempat bersandar mahasiswa dengan dana terbatas. Sebaliknya, Upnormal menjual semangkuk mie dengan harga dua hingga tiga kali lipat dari warkop biasa. Lantas, mengapa tetap sukses? Mari kita telusuri lebih lanjut.

Awal Mula dan Perkembangan Warunk Upnormal

Warunk Upnormal hadir pada tahun 2014 sebagai respons terhadap kebutuhan generasi muda akan tempat berkumpul yang nyaman, menyenangkan, dan dilengkapi dengan akses WiFi serta colokan listrik dua hal yang kini menjadi kebutuhan dasar di era digital.

Didirikan oleh Rex Marindo, seorang pelaku bisnis di bidang kuliner yang juga menciptakan merek-merek seperti Bakso Boedjangan, Nasi Goreng Mafia, dan Fish Wow Cheesee, Warunk Upnormal berada di bawah naungan PT Cita Rasa Prima Indonesia Berjaya. Hingga tahun 2021, jaringan restoran ini telah berkembang hingga lebih dari 120 gerai yang tersebar di berbagai kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Jimbaran, Banjarmasin, hingga Gorontalo dan Bitung.

Menu Autentik dengan Sentuhan Modern

Meskipun menu utama berbasis mie instan, Warunk Upnormal tidak sekadar menyajikan mie secara polos. Setiap menu telah dimodifikasi dengan berbagai topping dan racikan rasa yang unik, seperti tambahan keju, sambal matah, ayam goreng, dan lainnya. Minuman yang ditawarkan pun tidak terbatas pada produk sachet. Untuk sajian kopi, misalnya, mereka menggunakan biji kopi asli dari daerah seperti Gayo dan Ciwidey, serta houseblend eksklusif.

Visual penyajian dibuat semenarik mungkin, mendukung budaya “instagramable” yang digemari anak muda. Dalam sebuah wawancara, Sarita salah satu co-founder menjelaskan bahwa Warunk Upnormal memang didesain sebagai ruang berkumpul yang menyenangkan, mengenyangkan, dan tetap trendi, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti WiFi dan colokan listrik.

Ekspansi Lewat Upnormal Coffee Roastery

Pada tahun 2017, Franchise Warunk Upnormal mengembangkan usaha baru dengan merilis Upnormal Coffee Roastery. Konsep ini menitikberatkan pada sajian kopi dengan pendekatan kedai yang lebih minimalis namun tetap stylish. Menurut Jelita Pramesti, selaku Media Relation dari CRP Group, kedai kopi ini menyasar segmen menengah dengan menghadirkan berbagai varian kopi lokal Indonesia berkualitas tinggi.

Rangkaian Menu dan Harga

Selain olahan Indomie, Franchise Warunk Upnormal juga menyajikan aneka makanan lain seperti nasi, roti bakar, dan pisang bakar. Harga menu full meal berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000. Sementara itu, hidangan camilan seperti roti dan pisang bakar dijual dengan harga mulai dari Rp16.000. Untuk minuman, tersedia kopi dan varian non-kopi dengan harga antara Rp17.000 hingga Rp25.000 per cangkir.

Syarat dan Biaya Kemitraan Warunk Upnormal

Untuk bergabung sebagai mitra waralaba, calon franchisee perlu menyiapkan lokasi strategis baik sewa maupun milik sendiri yang berada di area dengan akses mudah dan dekat dengan pusat aktivitas. PT Cita Rasa Prima Indonesia menyediakan tiga pilihan lokasi: Big City, Sub-Urban, dan Small Coffee Outlet.

  • Big City: Luas minimum 450 m², untuk kota dengan penduduk >500.000 jiwa
  • Sub-Urban: Luas minimum 300 m², untuk kota dengan penduduk 100.000–500.000 jiwa
  • Small Coffee Outlet: Luas minimum 150 m², juga di kota dengan populasi >500.000 jiwa

Adapun estimasi investasi awal adalah sebagai berikut:

  • Paket Big City: Rp3,5 miliar – Rp5,5 miliar
  • Paket Sub-Urban: Rp1,5 miliar – Rp3,5 miliar
  • Small Coffee Outlet: Rp800 juta – Rp1 miliar

Perlu dicatat bahwa biaya tersebut mencakup lisensi, renovasi, dan peralatan produksi, tetapi belum termasuk biaya sewa lokasi, bahan baku awal, dan kebutuhan operasional lainnya.

Warunk Upnormal menunjukkan bahwa kreativitas dalam pengemasan konsep kuliner tradisional dapat melahirkan peluang bisnis yang menjanjikan. Bagi Anda yang tertarik merambah dunia waralaba kuliner, Upnormal bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan.

Tags :
franchise,franchise bisnis,franchise warunk upnormal,kemitraan,kemitraan bisnis,kemitraan kuliner,kemitraanfranchise.com,menu warunk upnormal,upnormal,waralaba warung upnormal,warunk upnormal
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *